barunews
Senin, 23 Agustus 2010 22:30 WIB Klaten Share :

600 Hektare tanaman tembakau mencemaskan

Klaten (Espos)--Sedikitnya ada 600 hektare tanaman tembakau di Kecamatan Trucuk yang kondisinya mencemaskan.

Tanaman tembakau itu dipastikan ludes jika diguyur hujan tiga kali.

“Kami pastikan, tembakau bakal gagal penen total jika hujan masih terus turun tiga kali dalam sepekan ini,” kata Koordintor Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) Kecamatan Trucuk, Sudarno SP kepada Espos di sela-sela memantau tembakau di Kecamatan Trucuk, Senin (23/8).

Jumlah 600 hektare tersebut tersebar di lima desa, yakni Jatipuro, Wonosari, Mireng, Karangpakel, dan Palar. Dan saat ini, jumlah daun tembakau yang sudah layu dan menguning, terang dia, telah mencapai 10% lebih.

“Itu merata di desa-desa tersebut. Namun, petani Trucuk sepertinya pantang menyerah sampai akhirnya benar-benar terbukti gagal panen,” terangnya.

Sebenarnya, lanjut Sudarno, pihaknya telah melakukan sosialisasi dan peringatan dini kepada para petani terkait kondisi kemarau yang pendek.

asa

lowongan kerja
lowongan kerja Kantor SD Aisyiyah Gemolong, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

senin 5 juni

Kolom

GAGASAN
Bung Karno dan Kebudayaan Nasional

Gagasan ini karya Hendra Kurniawan, dosen Pendidikan Sejarah di Universitas Sanata Dharma Yogyakarta. Esai ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (6/6/2017). Alamat e-mail penulis adalah hendrayang7@gmail.com Solopos.com, SOLO — Esai Albertus Rusputranto P.A. bertajuk Bung Karno, Lenso, Cha Cha di Harian…