Minggu, 22 Agustus 2010 10:34 WIB Sukoharjo Share :

Yulianto dikenal memiliki sifat temperamental

Kartasura (Espos)–Yulianto, pelaku yang diduga membunuh Kopda Santoso anggota Kopassus Grup 2 Kandang Menjangan dikenal warga memiliki sifat temperamenal.

Menurut pengakuan warga Kragilan RT 02/RW XV, Pucangan, Kartasura, yang berada di dekat rumah pelaku, Wahyem, selain tertutup, Yulianto juga kerap memarahi isterinya. Bahkan, sejak isterinya menjadi guru, Yulianto melarang isterinya pergi ke masjid.

“Sebelum jadi guru isterinya rajin mengaji di masjid, tapi setelah jadi guru dilarang datang ke masjid karena dimarahi suaminya,” ujarnya kepada wartawan, Minggu (22/8) di lokasi.

Hal senada juga dikatakan warga lain, Joko, 26, selain melarang isterinya bergaul dan pergi ke masjid, Yulianto juga melarang anaknya bergaul. Yulianto diketahui tinggal dirumahnya bersama isteri dan tiga anaknya, serta orangtuanya.

“Dia (Yulianto-red) tidak pernah ikut kegiatan di kampung. Anak-anaknya juga sepertinya dilarang keluar,” ujarnya.

Selain melihat kediaman rumah Yulianto, beberapa warga yang datang ke tempat kejadian perkara (TKP) juga tampak penasaran melihat sumur yang berada di halaman rumah Yulianto. Pasalnya, sumur itu diduga sebagai tempat membuang beberapa barang bukti (BB) milik Kopda Santoso seperti telepon seluler.

ufi

lowongan pekerjaan
Toko Cat Warna Abadi (WAWAWA), informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…