Minggu, 22 Agustus 2010 12:20 WIB News Share :

Siapkan sahur, ibu hamil jadi korban ledakan elpiji

Jombang–Seorang wanita hamil 4 bulan mengalami luka bakar sekujur tubuh setelah tabung elpiji 3kg meledak di rumahnya, Desa Kedung Winong, Kecamatan Bareng, Jombang.

Peristiwa itu menimpa, Sumiati ,38, saat akan menyiapkan makan sahur pukul 03.50 dini hari tadi, Minggu (22/8). Saat itu korban akan menggoreng nasi dan menyalakan elpiji.  Tanpa disadari tabung gas elpiji 3 kilogram yang didapat dari kebijakan konversi itu tiba-tiba bocor dan meledak.

Korban yang saat itu sedang di dapur, tidak sempat menyelamatkkan diri dan akhirnya terbakar. Korban yang menderita luka bakar serius di sekujur tubuhnya kemudian dilarikan ke RS Kristen Mojowarno.

“Iya, saya lihat, istri saya bajunya terbakar, dan langsung saya siram sama air,” kata Suami Sumiati, Budi Cahyono, saat di RS Kristen Mojowarno.

Menurut Budi, suara ledakan elpiji tersebut cukup keras, sehingga menghancurkan pintu dapur. “Mungkin bocor di bagian regulator dan katup. Jadi saat menyala selama 10 menit, tabung tersebut meledak, kayak suara petasan besar,” terangnya.

Selain menimbulkan suara keras, ledakan tersebut juga menimbulkan getaran. Praktis kejadian itu mengundang perhatian warga desa setempat untuk melihatnya langsung rumah korban.

“Alhamdulillah, istri saya langsung dibawa ke rumah sakit, setelah warga pada datang ke rumah,” katanya.

dtc/ tiw

lowongan kerja
lowongan kerja HORIZON, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

senin 5 juni

Kolom

GAGASAN
Bung Karno dan Kebudayaan Nasional

Gagasan ini karya Hendra Kurniawan, dosen Pendidikan Sejarah di Universitas Sanata Dharma Yogyakarta. Esai ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (6/6/2017). Alamat e-mail penulis adalah hendrayang7@gmail.com Solopos.com, SOLO¬†— Esai Albertus Rusputranto P.A. bertajuk Bung Karno, Lenso, Cha Cha di Harian…