Minggu, 22 Agustus 2010 00:51 WIB Hukum Share :

Polisi kesulitan pidanakan pelaku pembakaran pria diduga penculik

Jakarta--Polsek Kresek, Kabupaten Tangerang, Banten, langsung membawa jenazah pria yang tewas dibakar massa akibat diduga penculik anak ke RS Polri. Namun petugas Kepolisian setempat kesulitan menangkap pelaku yang membakar pria tersebut.

“Pelakunya itu kan massa, ada ratusan, jadi kami tidak bisa menangkapnya,” ujar petugas jaga Polsek Kresek, Tangerang, Brigadir Mahendra, kepada detikcom, Selasa (22/8).

Padahal, Mahendra menuturkan, pria yang dibakar hingga tewas ini belum terbukti menculik anak. Pria ini hanya kebetulan lewat dan berlari saat didekati penduduk, sebelum dibakar massa.

“Sampai sekarang saja belum ada laporan penculikan anak, tidak ada identitas dan barang bukti juga,” papar Mahendra.

Mahendra mengaku belum mendapat perintah untuk mencari tahu siapa saja massa utama yang membakar¬† pria ini. “Tapi sulit sekali mencari pelakunya,” tutupnya pesimistis.

Sebelumnya diberitakan seorang lelaki tanpa identitas dibakar massa di Kresek, Kabupaten Tangerang, Banten. Lelaki naas ini dibakar massa setelah sempat lari saat didekati warga yang sedang panik karena ada isu penculikan anak akhir-akhir ini.

“Kejadiannya pukul 21.45 WIB, Senin (21/8), laki-laki itu ditanya warga malah lari. Jadi langsung dikejar dan dibakar massa dengan bensin,” ujar Mahendra.

dtc/nad

lowongan pekrajaan
Yayasan Internusa Surakarta, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Pilkada, Demokrasi, dan Hantu Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (17/01/2018) dengan judul Demokrasi Kita dan Hantu Politik. Esai ini karya Muhammad Fahmi, dosen di IAIN Surakarta dan Doktor Kajian Budaya dan Media. Alamat e-mail penulis adalah fahmielhalimy@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Tahun 2018 sering dijuluki…