Minggu, 22 Agustus 2010 17:41 WIB Solo Share :

Lebaran, usaha intip kebanjiran pesanan

Solo (Espos)–Ramadan memberikan keberuntungan bagi banyak orang, termasuk pengusaha intip goreng.

Salah satu produsen intip goreng asal Pajang, Laweyan, Sutarno mengaku untung besar saat menjelang Lebaran. Usaha keluarga yang telah ia geluti 10 tahun silam itu diperkirakan meraup untung 100% menjelang Lebaran. “Permintaan naik tinggi,” katanya saat ditemui wartawan di pabriknya di Pajang, Laweyan, Minggu (22/8).

Setiap hari, Sutarno dapat membuat 200 intip goreng. Jumlah itu, akunya, belum memenuhi permintaan pasar.Intip goreng itu telah dipasarkan di sejumlah toko oleh-oleh di Solo. Dengan harga cukup murah, yakni Rp 7.000 per buah, intip goreng menjadi salah satu penganan yang paling diminati saat Lebaran.

Namun demikian, keuntungan itu tidak dapat maksimal dinikmati produsen. Saat Ramadan, umumnya bahan baku intip mengalami kenaikan harga. Saat ini, pihaknya menyimpan stok barang lebih banyak. Hal ini untuk mengantisipasi permintaan saat Lebaran. “Biasanya H-7 hingga H+7 Lebaran permintaan tinggi. Di situ baru kami lepas banyak,” paparnya.

m86

lowongan pekrjaan
Akuntansi, Administrasi,Marketing,Tehnisi ,Gudang/Driver, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Calon Tunggal dan Disfungsi Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (10/01/2018). Esai ini karya Isharyanto, dosen Hukum Tata Negara di Universitas Sebelas Maret Solo. Alamat e-mail penulis adalah isharyantoisharyanto8@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada 2018 ini 171 daerah provinsi/kabupaten/kota akan menyelenggarakan pemilihan kepala daerah secara serentak….