Minggu, 22 Agustus 2010 23:39 WIB Klaten Share :

Korban penembakan diperbolehkan pulang

Klaten (Espos)–Nur Hasyim, 37, pemilik toko mas Bokor Mas di Desa Jurangjero, Kecamatan Karanganom, yang menjadi korban penembakan oleh perampok, Minggu (22/8), sudah diperbolehkan pulang dari rumah sakit.

Meski demikian, korban tetap diminta menjalani rawat jalan hingga luka di paha kanannya pulih seperti sedia kala. Staf Humas Rumah Sakit Islam (RSI) Klaten, Agus Susanto saat dihubungi Espos, Minggu, menuturkan, kondisi korban membaik dan diperbolehkan pulang. “Pasien disarankan rutin melakukan kontrol ke RSI hingga kondisinya pulih seperti semula.”

Dia menuturkan, luka yang diderita korban cukup parah parah meskipun peluru yang ditembakkan perampok tidak bersarang di paha korban. Peluru itu, lanjutnya, menembus paha korban namun proyektilnya sudah keluar. Agus menuturkan, secara fisik, kondisi pasien sudah membaik sehingga pihak rumah sakit memutuskan mengizinkannya kembali ke rumah.

Sementara, pihak kepolisian masih mengintensifkan penyelidikan atas kasus perampokan yang menyebabkan dua kilogram perhiasan emas raib itu.

Diberitakan SOLOPOS (20/8), komplotan perampok bersenjata api beraksi di Jurangjero, Karanganom, Klaten, Kamis (19/8). Perampok menguras emas di Toko Bokor Mas dan melukai pemiliknya, Nur Hasyim, 37, warga Jatinom.

rei

Bagian Sirkulasi SOLOPOS, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Dirawat dan Merawat Cendekiawan Soedjatmoko

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (19/8/2017). Esai ini karya Nur Fatah Abidin, mahasiswa Magister Pendidikan Sejarah Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah ikbenfatah@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada Rabu, 15 Agustus 2017, pemerintah menganugerahkan tanda kehormatan Republik Indonesia kepada delapan…