Minggu, 22 Agustus 2010 21:09 WIB Boyolali Share :

Diduga depresi, warga Cepogo nekat gantung diri

Boyolali (Espos)–Seorang warga Dukuh Sidotopo, Desa Cabean Kunti, Cepogo, Sarwiji, 40, nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri di kandang sapi milik korban, Sabtu (21/8) pagi. Diduga, korban mengalami depresi.

Informasi yang dihimpun Espos, Minggu (22/8), menyebutkan, peristiwa itu kali pertama diketahui Rajinem, 65, warga setempat, sekitar pukul 06.00 WIB. Saat itu, Rajinem tengah menyapu halaman rumah dan melihat korban sudah gantung diri di kayu blandar kandang sapi.

Mendapati korban gantung diri, saksi berteriak dan meminta tolong tetangganya. Oleh warga, peristiwa itu dilaporkan ke Polsek Cepogo guna penyelidikan lebih lanjut. Petugas yang dipimpin Kapolsek Cepogo Iptu Bambang Rusito mendatangi tempat kejadian perkara (TKP).

Korban nekat gantung diri menggunakan seutas tali senar plastic sepanjang sekitar 75 sentimeter. Dari hasil pemeriksaan medis, tidak ada tanda-tanda bekas penganiayaan. Korban tewas karena gantung diri. Korban kemudian diserahkan kepada keluarganya untuk dimakamkan.

fid

lowongan pekerjaan
PT. Lemindo Abadi Jaya, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Mengenang (Pendidikan) Guru

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (24/11/2017). Esai ini karya Bandung Mawardi, kuncen Bilik Literasi. Alamat e-mail penulis adalah bandungmawardi@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada akhir abad XIX orang-orang Jawa mulai memiliki cita-cita baru. Sekian orang ingin menjadi guru seperti tuan kulit…