Sabtu, 21 Agustus 2010 01:12 WIB Solo Share :

Survey KHL, SBSI tak dilibatkan

Solo (Espos)--Sejak beberapa bulan terakhir ini, Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) 1992 Kota Solo tak lagi dilibatkan dalam melakukan survey kebutuhan hidup layak (KHL).

SBSI menuding survey penentuan KHL Kota Solo tak transparan. “Hingga saat ini, berapa KHL Kota Solo kami tak tahu dan tak dikasih tahu. Padahal, itu kan mustinya diketahui oleh siapa saja,” tegas Ketua SBSI 1992, Suharno kepada Espos, Jumat (20/8).

Tudingan tersebut dinilai Suharno bukan tanpa alasan. Menurutnya, setiap menjelang rapat Dewan Pengupahan untuk bahan awal penentuan upah minimum kota (UMK), maka ketidaktransparan kerap terjadi tak terkecuali pada tahun ini.

Sehingga, imbuhnya, ketidaktransparan nilai KHL Kota Solo tersebut sangat patut dipertanyakan motif di belakangnya.

“Kalau memang tak ada kepentingan, mestinya tak perlu ditutup-tutupi. Biar masyarakat semua tahu,” terangnya.

asa

lowongan pekerjaan
PT. JATIM BROMO STEEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…