Sabtu, 21 Agustus 2010 11:24 WIB Hukum Share :

Polisi disarankan tembak mati gembong perampok

Jakarta–Polisi disarankan untuk bertindak tegas dalam menghadapi para perampok. Hal ini menyusul adanya perampokan yang kian marak terjadi. Mulai dari Jakarta hingga Medan, Sumut para perampok beraksi dengan brutal.

“Kalau polisi bertemu dengan perampok seperti itu tembak mati saja, agar jera yang lainnya,” kata ahli hukum pidana, Eddy OS Hiariej, Sabtu (21/8).

Dia menjelaskan, tindakan tegas seperti itu patut dilakukan mengingat para perampok dilengkapi dengan senjata api dan tidak sungkan mengumbar tembakan. “Ini sangat berbahaya kalau tidak ditangani serius,” imbuhnya.

Eddi pun meminta agar polisi sesegera mungkin menangkap para pelaku karena menyebabkan keresahan masyarakat. Jangan sampai mereka kembali beraksi dan membunuh warga yang tidak berdosa.

“Saya yakin polisi bisa mengungkap dan menangkap pelaku perampokan,” tutupnya.

dtc/rif

lowongan pekerjaan
NSC FINANCE KARTASURA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…