Sabtu, 21 Agustus 2010 19:57 WIB News Share :

Gempa 5 SR, penduduk Yogyakarta tetap Salat Tarawih

Yogyakarta--Penduduk DI Yogyakarta sempat heboh digoyang gempa berkekuatan 5 SR.

Namun demikian karena merasa sudah cukup aman, penduduk Yogyakarta tetap menjalankan salat tarawih.

“Rumah saya di Umbulharjo, dekat sekali dengan Bantul. Gempanya keras tapi cuma satu menit, sekarang penduduk sudah masuk ke rumah untuk berbuka puasa, kami sedang bersiap salat tarawih di masjid,” ujar salah seorang penduduk Yogyakarta, Djoko Setiawan, kepada detikcom, Sabtu (21/8).

Djoko menuturkan, gempa yang cukup keras yang baru saja terjadi tidak mengakibatkan kerusakan parah di rumahnya. Sekalipun genting dan kaca rumah Djoko bergetar keras.

“Cuma retakan bekas gempa sebelumnya terlihat sedikit longgar,” ujar Djoko.

dtc/nad

lowongan pekerjaan
sales, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…