Sabtu, 21 Agustus 2010 12:07 WIB News Share :

Empat toko di Pemalang ludes terbakar

Pemalang–Sebanyak empat toko di Jalan Jenderal Sudirman, jalur pantai utara Pemalang, Jawa Tengah, terbakar pada Sabtu pagi (21/8). Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut tetapi kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, kobaran api diduga berawal dari toko besi yang menjual alat bangunan di Jalan Jenderal Sudirman itu. Dalam waktu relatif singkat, kobaran api menjalar dan membakar alat bangunan yang mudah terbakar di toko itu.

Darsono, seorang saksi mengatakan, kobaran api mulai terlihat dari bagian toko bangunan dan dalam waktu relatif singkat api merambat ke bagian bangunan di sebelahnya.

“Saat itu, upaya pemadaman kobaran api hanya dilakukan warga dengan alat seadanya karena mobil pemadam kebakaran belum datang,” katanya.

Ia mengatakan kobaran api dapat dipadamkan setelah empat mobil pemadam kebakaran dari Tegal dan Pekalongan datang ke lokasi untuk mengatasi kebakaran tersebut.

“Kobaran api ini dapat dipadamkan setelah empat jam kemudian. Untung saja, saat itu pemilik toko dapat menyelamatkan diri dari kobaran api,” katanya.

Peristiwa kebakaran ini juga mengakibatkan jalur pantura Pemalang macet sepanjang beberapa kilometer karena jalan dipenuhi warga yang ingin melihat kejadian itu.

Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Pemalang AKP Suwarto mengatakan polisi masih melakukan penyelidikan terhadap terbakarnya empat toko itu.

“Saat ini, kami mengumpulkan keterangan dari para saksi. Namun, penyebab kebakaran ini belum bisa diketahui,” katanya.

ant/rif

lowongan pekerjaan
Bengkel Bubut, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Bersenang-Senang

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (13/11/2017). Esai ini karya Sholahuddin, Manajer Penelitian dan Pengembangan Harian Solopos. Alamat e-mail penulis adalah sholahuddin@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Belakangan ini terjadi perubahan secara radikal pada lanskap ekonomi dan bisnis di Indonesia. Sektor bisnis konvensional…