Sabtu, 21 Agustus 2010 17:39 WIB Sragen Share :

DPU Sragen perbaiki jalur alternatif mudik

Sragen (Espos)–Jelang Lebaran, lima jalur alternatif di Sragen diperbaiki Dinas Pekerjaan Umum (DPU) setempat. Perbaikan jalan tersebut ditarget selesai sebelum Lebaran tiba.

Untuk perbaikan dan pemeliharaan jalan DPU mendapat alokasi anggaran sampai Rp 40 miliar tahun ini. Namun alokasi anggaran itu dinilai minim, hanya 30% dari kebutuhan ideal senilai Rp 120 miliar. Penegasan itu disampaikan Kepala DPU Sragen, Marijo saat ditemui Espos di ruang kerjanya, Sabtu (21/8).

Alokasi anggaran Rp 40 miliar itu digunakan untuk melakukan pemeliharaan dan perbaikan jalan sepanjang 992 km yang terdiri atas 65% jalan dalam kondisi baik, 20% jalan dalam kondisi sedang dan sebanyak 15% jalan dalam kondisi rusak.

Untuk itu diperlukan skala prioritas. Dia menyebutkan jalan yang menjadi prioritas, yakni wilayah Sidoharjo, Tanon, Gemolong, Kedawung, Sambirejo, Gondang, Masaran, Plupuh dan Miri. Sebagian besar perbaikan jalan dilakukan di sejumlah jalan alternatif.

Sesuai dengan instruksi Bupati Sragen, tambahnya, perbaikan jalan pada tanah labil akan dilakukan dengan sistem beton bertulang. Sebelumnya DPU telah menerjunkan tim khusus untuk mengetahui kondiai tanah yang labil.

Menurut Marijo, prioritas perbaikan jalan alternatif merupakan upaya pengalihan arus lalu lintas dari jalan utama Solo-Sragen ke jalur-jalur khusus untuk mengantisipasi kemacetan dan kecelakaan lalu lintas. Menurut dia, apalagi arus mudik tahun ini diprediksikan bakal lebih banyak yang memakai kendaraan roda dua.

“Kami sebenarnya sudah mengusulkan ke pemerintah pusat agar jalan Solo-Sragen dibuat lajur empat, sehingga tidak terjadi kemacetan atau rawan kecelakaan. Jalan itu cukup sempit dan tidak sebanding dengan kapasitas lalu lintas yang ada, sehingga sering terjadi kecelakaan,” imbuhnya.

trh

lowongan kerja
lowongan kerja, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

rabu 31 mei

Kolom

GAGASAN
Bung Karno, Lenso, Cha Cha Cakrabirawa

Gagasan ini dimuat Solopos edisi Jumat (2/6/2017). Esai ini karya Albertus Rusputranto P.A., pengajar di Fakultas Seni Rupa dan Desain Institut Seni Indonesia (ISI) Solo. Alamat e-mail penulis adalah titusclurut@yahoo.co.uk Solopos.com, SOLO — Cakrabirawa adalah nama kesatuan pasukan penjaga Istana…