BKD kembali lakukan pendataan tenaga honorer

Karanganyar (Espos)--Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Karanganyar kembali melakukan pendataan terhadap 556 tenaga honorer di lingkungan pemerintah daerah (Pemda).

Ratusan tenaga honorer itu akan diangkat sebagai pegawai negeri sipil (PNS).

Hal itu dikatakan oleh Kabid Komunikasi Informasi Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kabupaten Karanganyar, Agam Bintoro saat ditemui wartawan di kantornya, Sabtu (21/8).

Dia menjelaskan pendataan itu didasari oleh surat edaran (SE) dari menteri pemberdayaan negara (Menpan).

“Pendataan ulang dan verifikasi itu dilakukan berdasarkan SE Menpan No 5/2010,” katanya.

Agam menjelaskan pendataan ulang itu BKD menggunakan basis data pada pendataan yang pernah dilakukan sebelumnya.

Dia memaparkan tenaga honorer itu adalah merupakan mereka yang tercatat di tahun anggaran 2005.

Mereka itu adalah tenaga yang dibiayai oleh anggarapn pendapatan dan belanja daerah (APBD) Karanganyar dari 2005 sampai saat ini.

m85

Editor: | dalam: Karanganyar |

7 Komentar pada “BKD kembali lakukan pendataan tenaga honorer”

  1. Arif
    21 Agustus 2010 pukul 22:09

    Kpd bkd agar diteliti betul2 apakah honorer tsb betul asli/honorer palsu.bagi yg terlibat pemalsuan agar dikenai tindkn.

  2. Gus amin
    21 Agustus 2010 pukul 22:15

    Kpn hasil uji publik nya diumumkan bkd?,skrg jamane terbuka.jgn th2 jd nama2ne.

  3. suriadi
    22 Agustus 2010 pukul 15:29

    Honorer kategori II rentan penipuan dan penyalahgunaan wewenang…..
    untuk kategori II ini dapat menyulap SK palsu dengan sekejap ataw kedipan mata karena yang tanda tangan cuma kadis ataw kepsek…….
    kategori II tidak ada kekuatan hukum….

  4. novi
    23 Agustus 2010 pukul 12:13

    Koreksi Kepada Solopos : Bpk. Agam Bintoro saat ini adalah Kabid Komunikasi Informasi Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kab. Karanganyar. bukan Kabid Komunikasi Informasi BKD Karanganyar.
    dahulu beliau memang merupakan Kabid Pengembangan di BKD Karanganyar.
    Makasih.

    admin: terima kasih masukannya. Kesalahan telah kami perbaiki.

  5. Atur
    23 Agustus 2010 pukul 20:26

    Untuk honorer dr disdikpora banyak sekali pemalsuan data terutama guru/tng kependidikan.sik malsu dihukum sj gn jera.

  6. Mas banteng
    3 September 2010 pukul 20:14

    Honorer palsu mrai budreg wae.yg malsu baik kategori 1/2 agar dihukum tegas.inspektorat sik tnan nyidik&tindak pemalsu.

  7. obby
    8 Agustus 2011 pukul 08:00

    tolong di cek ulang data-2 dari guru honorer,kalau perlu diminta bukti-2 otentik jika guru tersebut benar-2 mengajar.dan usahakan untuk membuat suatu sistem yang menghambat pencaloan terselubung.
    trims

Silahkan bergabung untuk diskusi

Email anda tidak akan dipublikasikan.

Iklan Baris

    No items.

Menarik Juga ยป