Sabtu, 21 Agustus 2010 10:50 WIB News Share :

Banjir bandang terjang Desa Salompayang

Palu–Sejumlah rumah warga hanyut ketika banjir bandang menerjang Desa Salompayang, Kecamatan Kasimbar, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah pada Jumat (20/8).

“Bahkan ada tiga anak desa itu ikut terseret arus, dan satu di antaranya telah ditemukan selamat,” kata Olumsyah Saehana, Kepala Kantor Kecamatan Kasimbar dihubungi via telepon dari Palu, Sabtu (21/8).

Seorang anak desa Silompayang yang hanyut dan selamat itu bernama Nadia, 3. Sementara dua anak lainnya Hasbi, 4, dan Idin, 12, sampai Sabtu (21/8) pukul 10.00 WITA masih belum ditemukan.

Camat Olumsyah mengatakan, masyarakat setempat hingga kini masih terus melalukan pencarian dengan menyusuri sungai. “Belum diketahui apakah keduanya masih hidup atau sudah meninggal,” katanya.

Rumah ketiga anak tersebut kebetulan terletak di bibir sungai. Pada saat banjir mereka berusaha menyelamatkan diri keluar dari rumah, tetapi langsung diseret banjir.

Ia juga menambahkan enam warga desa Silompayang mengalami luka-luka, dan empat di antaranya harus dilarikan ke rumah sakit umum daerah (RSUD) Anuntaloko Parigi. Sedangkan dua korban yang mengalami luka ringan hanya dirawat di Puskesmas Kasimbar.

Banjir bandang akibat hujan deras yang mengguyur Wilayah Kecamatan Kasimbar dalam beberapa hari terakhir ini, juga menyebabkan sebuah jembatan permanen di Kecamatan itu putus.

Wakil Bupati Parimo Smasurizal Tombolotutu, kata camat Olumsyah pada Jumat (20/8) langsung meninjau lokasi banjir, dan memberikan bantuan kemanusian berupa bahan makanan kepada korban.

Wabup Tombolotutu, juga telah memerintahkan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Parimo untuk segera mengirim bantuan alat berat ke lokasi bencana serta memperbaiki jembatan yang putus akibat diterjang banjir bandang.

Hingga kini puluhan  rumah penduduk, dan areal perkebunan kakao milik warga di desa Salompayang, Kecamatan Kasimbar masih terendam.

ant/rif

Bagian Sirkulasi SOLOPOS, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Dirawat dan Merawat Cendekiawan Soedjatmoko

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (19/8/2017). Esai ini karya Nur Fatah Abidin, mahasiswa Magister Pendidikan Sejarah Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah ikbenfatah@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada Rabu, 15 Agustus 2017, pemerintah menganugerahkan tanda kehormatan Republik Indonesia kepada delapan…