Jumat, 20 Agustus 2010 12:56 WIB News Share :

Pengusaha di Purbalingga siap bayar THR

Purbalingga–Pengusaha yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Indonesia Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, menyatakan siap membayarkan tunjangan hari raya bagi para pekerjanya paling lambat H-7 Lebaran.

“Pada prinsipnya, teman-teman pengusaha siap untuk membayar THR yang menjadi hak para pekerjanya meskipun saat ini sejumlah kendala sedang dihadapi perusahaan,” kata Ketua Apindo Kabupaten Purbalingga, Saryono di Purbalingga, Jumat (20/8).

Menurut dia, kendala yang sedang dihadapi perusahaan saat ini adalah kenaikan tarif dasar listrik (TDL) dan menguatnya nilai tukar rupiah terhadap dolar. Kendati demikian, dia mengakui kenaikan TDL yang diberlakukan sejak 1 Juli 2010 hingga saat ini belum terlalu dirasakan oleh para pengusaha.

“Penggunaan listrik selama bulan Juli kan baru dibayarkan pada Agustus dan hari ini (20/8) merupakan hari terakhir pembayaran sehingga belum diketahui biaya yang harus dikeluarkan,” katanya.

Selain itu, kata dia, menguatnya nilai tukar rupiah terhadap dolar merupakan permasalahan besar bagi perusahaan di Purbalingga karena sebagian besar memiliki pasar di mancanegara.

Dengan demikian, lanjutnya, hal itu memengaruhi pendapatan perusahaan karena pembayaran dari pengimpor di luar negeri menggunakan dolar.

“Setelah terpukul oleh kenaikan TDL, kini perusahaan harus merasakan penguatan nilai tukar rupiah. Jadi saat ini biaya produksinya meningkat tetapi rupiah menguat,” katanya.

ant/rif

PT. ABRAR TUJUH BERSAUDARA ISLAMI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Pelajaran dari First Travel

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (18/8/2017). Esai ini karya Riwi Sumantyo, dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah riwi_s@yahoo.com. Solopos.com, SOLO¬†— Ditangkap dan ditahannya Direktur Utama PT First Anugerah Karya Wisata (First…