Jumat, 20 Agustus 2010 21:56 WIB Solo Share :

Pendapatan turun, Pemkot rebranding Galabo

Solo (Espos)–Pendapatan yang diperoleh Pemerintah Kota (Pemkot) Solo dari penarikan pajak warung Gladak Langen Bogan (Galabo) hingga pertengahan tahun 2010 ini, diakui turun dibandingkan dua tahun sebelumnya.

Terkait hal itu, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Solo berencana melakukan penataan terhadap kawasan tersebut. Kepala Disperindag Kota Solo, S Joko Pangarso mengemukakan penataan yang menurut rencana dilaksanakan menjelang Lebaran 2010 ini untuk mengangkat kembali citra Galabo sebagai kawasan wisata kuliner di Kota Bengawan.

“Penataan itu akan kami lakukan rebranding dengan mempercantik suasana di Galabo, sehingga semakin menarik minat pengunjung untuk datang dan bersantap malam di sana,” ujar Joko ketika ditemui wartawan di Balaikota Solo, Jumat (20/8).

Diakui Joko sejak awal 2010 ini terjadi penurunan pengunjung di Galabo, meskipun tidak disebutkan secara terinci berapa penurunannya. Namun, bila ditinjau dari aspek penerimaan pajak warung, Joko menyebutkan pada tahun ini terjadi penurunan. “Kalau dua tahun yang lalu, pendapatan pajak warung rata-rata bisa mencapai sekitar Rp 85 juta per tahun. Namun hingga pertengahan tahun 2010 ini penerimaan pajak tersebut baru mencapai Rp 26 juta. Ini kan minim sekali,” ungkapnya.

Joko mengatakan pihaknya pun melakukan evaluasi untuk mengkaji berbagai sektor yang melingkupi Kawasan Galabo, mulai dari gerobak pedagang, para pedagangnya, penataan peralatan, kebersihan hingga persoalan tarif parkir di Galabo.

Ditemui terpisah Walikota Solo, Joko Widodo (Jokowi) mengatakan kawasan Galabo akan menjadi magnet tersendiri bagi para pemudik. “Selama Lebaran, kawasan kuliner Galabo akan tetap dibuka untuk menarik minat pengunjung sekaligus sebagai salah satu ikon Kota Solo, sehingga akses ke situ (Galabo-red) tidak akan diubah,” kata Jokowi.

sry

lowongan pekerjaan
Fila Djaya Plasindo, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…