Jumat, 20 Agustus 2010 18:37 WIB Sukoharjo Share :

Nuryanto diberhentikan sementara

Sukoharjo (Espos)–Kasubag Keuangan Pengadilan Negeri (PN) Sukoharjo, Nuryanto akhirnya dinonaktifkan dan diberhentikan sementara dari jabatannya.

Pemberhentian itu terpaksa dilakukan setelah yang bersangkutan ditangkap jajaran Polres Sukoharjo dan ditetapkan sebagai tersangka dalam sindikat pembuatan uang palsu (Upal). Ketua PN Sukoharjo Binsar Siregar mengatakan, status Nuryanto saat ini telah dinyatakan non aktif dari pekerjaannya di PN Sukoharjo lantaran terlibat kasus pembuatan Upal. Nuryanto sendiri diketahui telah bekerja selama 10 tahun lebih atau sejak tahun 1988.

“Hari ini kami sudah memproses pemberhentian sementara dia (Nuryanto-red) dari jabatannya sebab terhalang oleh kasus yang dialaminya,” ujarnya kepada wartawan, Jumat (20/8) di ruang kerjanya. Dia mengatakan, kekosongan kursi jabatan yang ditinggalkan Nuryanto untuk sementara posisinya akan digantikan oleh pejabat sementara (Pjs). Hal itu dilakukan agar tidak menggangu pekerjaan di bagian yang selama ini diampu warga Desa Pojok, Tawangsari tersebut.

Terkait sanksi yang akan diberikan kepada Nuryanto, Binsar mengaku masih akan menunggu keputusan Pengadilan Tinggi Jateng dan Mahkamah Agung. Namun, sambungya, pemberian sanksi diperkirakan akan dijatuhkan setelah ada vonis dari pengadilan dan putusan inkrah. “Kasus ini akan kami laporkan ke Pengadilan Tinggi dan pusat, jadi masalah sanksi nanti dilihat dari vonis hukuman dulu. Jika vonis hukumannya di atas lima tahun ya bisa dipecat,” ujarnya.

ufi

lowongan pekerjaan
sales, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…