Jumat, 20 Agustus 2010 09:07 WIB News Share :

Ketua MK
Menangangi perkara Pilkada sampai bosan

Jakarta–Ketua MK Mahfud MD mengaku merasa bosan dan kurang menantang menangani kasus sengketa pemilihan kepala daerah (Pilkada) , sedang Ketua MA, Harifin Tumpa merasa sudah sesuai jika sengketa Pilkada ditangani MK, bahkan kalau bisa hingga sengketa Parpol.

“Kalau menangani perkara Pilkada kita sampai bosan. Itu-itu saja, tak tambah ilmu,” ujar Mahfud ketika membuka acara silaturahmi MK dengan pimpinan media di Gedung MK, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (19/8).

Bahkan, Mahfud malah menyetujui wacana pemindahan penanganan sengketa Pilkada ke Pengadilan Tinggi yang dilontarkan Mendagri,Gamawan Fauzi, beberapa waktu lalu. Anehnya, dia malah mewacanakan meminta menangani sengketa di luar UU terhadap UUD tapi juga hingga Peraturan Desa (Perdes).

“Kalau mau di PT nggak apa-apa. Dulu ditangani PT, tanpa konsultasi masuk MK. Kalau saya punya wacana malah MK tak cuma menangani sengketa UU terhadap UUD, tapi juga hingga PP, Perpres, Perda hingga Perdes,” kata Mahfud.

MA yang telah dicopot kewenangannya menangani sengketa Pemilu Kada kini telah “plong”.  Di kantor MA di  Medan Merdeka Utara kini tak ada lagi yang demo oleh pihak yang kalah sengketa. Malah MA meminta lebih dari itu, semua sengketa politik kalau bisa ditangani oleh MK. ” Kalau bisa, seperti sengketa partai politik juga ditangani MK. Seperti kepengurusan ganda,” ujar Tumpa beberapa waku lalu.

dtc/rif

lowongan pekerjaan
KLINIK BERSALIN UTAMA RB. DR. JOHAN, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Perempuan Melawan Pelecehan Seksual

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (16/01/2018). Esai ini karya Evy Sofia, alumnus Magister Sains Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah evysofia2008@gmail.com.  Solopos.com, SOLO—Empathy is seeing with the eyes of another, listening with the ears of another,…