Jumat, 20 Agustus 2010 13:37 WIB News Share :

DPR desak Pemerintah selesaikan masalah perbatasan RI-Malaysia

Jakarta–Ketua DPR Marzuki Alie mendesak pemerintah segera menyelesaikan masalah perbatasan Indonesia dan Malaysia.

Penyelesaian masalah harus dengan kehati-hatian.

“Saya harap segera saja diselesaikan masalah perbatasan itu karena ini belum selesai-selesai,” kata Marzuki di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (20/8).

Menurut dia, masalah perbatasan sebaiknya cukup diselesaikan oleh para politisi dan menteri Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II. Presiden SBY dinilai tidak perlu turun tangan.

“Kalau Presiden sudah bicara, siapa lagi yang bisa kontrol Presiden? Nggak ada kan, jadi hati-hati lho Presiden jangan mudah bicara karena dampak dari bicara Presiden itu bisa menyangkut hubungan antarnegara,” ujarnya.

Marzuki menilai sikap Presiden SBY yang belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait masalah perbatasan itu sudah tepat.

“Presiden tidak boleh emosional dan apa yang dilakukan SBY sudah paslah,” kata politisi Partai Demokrat ini.

Marzuki berpesan, penyelesaian masalah perbatasan harus dilakukan dengan hati-hati.

“Jangan asal tembak langsung saja dan menyatakan perang bisa hancur negara ini. Memang sebagai pimpinan harus ariflah,” kata dia.

dtc/nad

lowongan pekerjaan
PT BACH MULTI GLOBAL, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…