Jumat, 20 Agustus 2010 15:48 WIB Wonogiri Share :

Demonstran segel panggung di lapangan Giri Krida Bakti

Wonogiri (Espos)--Demonstran menyegel pembangunan panggung hiburan di ujung utara Lapangan Giri Krida Bakti, Wonogiri dan mengancam membuat bangunan tandingan berupa WC umum di ujung selatan lapangan tersebut, jika pembangunan panggung masih dilanjutkan.

Ancaman tersebut disampaikan Ketua Lembaga Perlindungan Konsumen Swadaya Masyarakat (LPKSM) Kabupaten Wonogiri, Hartono, saat kembali melakukan aksi demo serta penyegelan bangunan panggung hiburan yang diprakarsai Bupati Wonogiri H Begug Poernomosidi itu, Jumat (20/8).

Berbeda dengan aksi sehari sebelumnya, Kamis (19/8), dalam aksi Jumat itu, Hartono didampingi seorang rekannya dari LSM Jerat, Muchlas. Berdua mereka membuat tulisan ‘Bangunan Ini Disegel Karena Ilegal’ menggunakan cat semprot di tembok bangunan yang baru setengah jadi itu. Aksi itu dilakukan di bawah tatapan mata para pekerja yang tengah beristirahat, petugas Satpol PP, polisi dan sejumlah warga.

Seusai melakukan aksi demo dan penyegelan, Hartono dan Muchlas kemudian mengadakan audiensi dengan anggota Dewan. Namun sebagian besar anggota DRPD sudah tidak di kantor. Keduanya hanya ditemui oleh Wakil Ketua DPRD, Hamid Noor Yassin.

Dalam audiensi tersebut, Hamid mengatakan akan menampung semua aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat melalui LPKSM Kabupaten Wonogiri. “Tapi perlu saya tegaskan, keputusan DPRD adalah keputusan kolektif dan kolegial. Kami akan sampaikan aspirasi ini ke pimpinan karena terus terang saja untuk pembangunan panggung itu Dewan tidak pernah diajak bicara,” katanya.

Di sisi lain, berdasarkan pantauan Espos, meski sudah disegel, para pekerja tetap melanjutkan pekerjaan mereka membangun panggung.

shs

lowongan pekerjaan
PT. TUMBAKMAS NIAGASAKTI, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…