Jumat, 20 Agustus 2010 00:39 WIB Pendidikan Share :

Banyak kerja sama dengan negara lain mandeg

Solo (Espos)--Pemerintah daerah (Pemda) baik Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Kota/Kabupaten dinilai masih minim dalam penyediaan sumber daya manusia (SDM) dengan berbekal ilmu diplomasi.

Akibatnya banyak kerjasama yang dilaksanakan dengan negara lain seperti sister city di sejumlah daerah tidak bisa berjalan alias mandeg di tengah jalan.

Demikian disampaikan Dubes RI di Etiopia Ramli Da’ud ketika dijumpai Espos di Kampus Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Solo, Kamis (19/8).

Menurut Ramli, Pemda dalam menghadapi era globalisasi mestinya mulai menata diri dengan menyiapkan SDM yang ada dengan berbekal ilmu diplomasi.

Terlebih lagi para era otonomi daerah seperti sekarang ini di mana masing-masing Pemda dalam mempromosikan daerahnya dapat melakukan kerjasama dengan negara lain.

“Sekarang ini banyak daerah yang kerjasama misalnya sister city dengan negara lain tidak jalan. Karena SDM-nya tak miliki bekal diplomasi. Tidak gampang membaca MoU (nota kesepahaman-red) jika tidak memiliki bekal diplomasi,” ujarnya.

isw

lowongan pekerjaan
PT.Swadharma Sarana Informatika, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Calon Tunggal dan Disfungsi Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (10/01/2018). Esai ini karya Isharyanto, dosen Hukum Tata Negara di Universitas Sebelas Maret Solo. Alamat e-mail penulis adalah isharyantoisharyanto8@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada 2018 ini 171 daerah provinsi/kabupaten/kota akan menyelenggarakan pemilihan kepala daerah secara serentak….