19sus5cover
Kamis, 19 Agustus 2010 14:53 WIB News Share :

Susno pilih bungkam

Jakarta--Mantan Kabareskrim Komjen Pol Susno Duadji kini tak segarang dahulu.

Susno memilih bungkam atau menolak menjawab saat ditanya mengenai sejumlah kasus besar yang menyangkut dirinya, misalnya soal rekaman Ade-Ari.

“Kan saya sudah nggak menjabat, nggak mungkin kasih jawaban. Tanya kepada Kabareskrim, kan saya sudah nggak menjabat lagi,” kata Susno di Gedung MK, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Kamis (19/8).

Rekaman Ade-Ari ini berkaitan dengan penanganan kasus Bibit-Chandra, di mana saat kasus itu bergulir, dia menjabat sebagai Kabareskrim.

“Kabareskrim yang sekarang kan ada tim pemeriksanya. Saya tidak periksa kasus itu,” imbuhnya.

Bukan hanya kasus Ade-Ari, kasus Gayus Tambunan yang menyeret namanya pun, Susno enggan berkomentar. Padahal dalam persidangan atas sejumlah terdakwa dalam kasus mantan pegawai Pajak itu, nama Susno disebut terkait adanya permintaan uang Rp 3,5 miliar.

“Saya nggak tahu, saya nggak ikut perkembangan sidangnya,” terangnya.

Dia juga menolak menjawab pertanyaan wartawan mengenai dugaan adanya rekayasa dalam sidang tersebut? “Kita lihat saja fakta di persidangan. Saya no comment terhadap apa yang di persidangan. Nanti kan semua masyarakat melihat secara terbuka,” tutupnya.

dtc/nad

lowongan kerja
lowongan kerja Homeschooling Kak Seto Solo, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

rabu 31 mei

Kolom

GAGASAN
Kasus Klaten Mengingat Pejabat Pengingkar Amanat

Gagasan┬áSolopos ini telah terbit di HU Solopos Edisi Rabu (4/1/2017). Buah gagasan Muhammad Milkhan, pengurus cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Klaten yang beralamat email di┬ámilkopolo@rocketmail.com. Solopos.com, SOLO —┬áPredikat laknat memang pantas disematkan kepada para pejabat yang mengingkari amanat. Para pejabat…