Kamis, 19 Agustus 2010 18:17 WIB Klaten Share :

Petugas RPH peringatkan pedagang daging

Klaten (Espos)–Petugas Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Dinas Pertanian (Dispertan) memberikan peringatan kepada pedagang yang kedapatan menjual daging yang tidak layak konsumsi.

Petugas meminta agar hal itu tidak diulangi lagi. Peringatan akan diberikan selama tiga kali. Jika hingga peringatan ketiga, RPH masih menemukan daging yang tidak layak konsumsi, maka RPH tidak segan-segan menyitanya.

Kepala RPH, Triyanto saat ditemui wartawan, Kamis (19/8), di Pasar Wedi, Klaten, menuturkan pihaknya menemukan sedikitnya lima kg daging yang sudah busuk serta satu ekor bangkai unggas atau Tiren yang dijajakan di sejumlah pasar tradisional setempat.

Dalam kesempatan itu, sedikitnya lima kg daging unggas yang sudah busuk tersebut ditemukan di Pasar Klaten. Sementara daging Tiren ditemukan di Pasar Srago.

Selanjutnya, petugas RPH menyita daging tersebut dari tangan pedagang. Tidak hanya itu, petugas RPH juga menemukan sejumlah daging unggas yang disuntik menggunakan air guna menambah beratnya saat ditimbang.

Triyanto mengatakan jumlah daging unggas yang sengaja disuntik oleh pedagang sudah menurun dari pekan lalu.

“Sebelumnya jumlah unggas yang disuntik mencapai 30-40% dari jumlah semua pedagang di masing-masing pasar. Akan tetapi, saat ini sudah turun menjadi sekitar 15%,” papar Triyanto.

mkd

lowongan pekerjaan
PT. TUMBAKMAS NIAGASAKTI, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…