Kamis, 19 Agustus 2010 13:03 WIB Sport Share :

Lorenzo
Yamaha siap kalahkan Rossi

Madrid–Jorge Lorenzo sudah menebarkan ancaman pada Valentino Rossi. Lorenzo menegaskan kepindahan Rossi ke Ducati akan menjadi motivasi besar baginya dan Yamaha mengalahkan rekan setimnya itu di 2011.

Musim depan, Rossi sudah tidak akan lagi membela Yamaha setelah meneken kontrak dua tahun dengan Ducati. Lorenzo pun sudah tidak sabar untuk menunjukkan bahwa dia mampu mengalahkan tujuh kali juara dunia kelas Primer ini.

“Musim depan balapan akan sangat menarik. Yamaha akan melakukan semaksimal mungkin mengalahkan dia (Rossi), kecepatan lebih dan juga tenaga mesin akan dibutuhkan namun kami akan berkerja lebih keras dari sebelumnya,” kata Lorenzo seperti dilansir Auto Sport dan diberitakan detikSport, Kamis (19/8).

Lorenzo mengakui betapa sulitnya hubungannya dengan Rossi dengan dinding pemisah di garasi Yamaha. “Saya tidak suka tembok itu. Saya berharap lebih dari Rossi dari sisi manusia, daripada pertukaran pertukaran informasi teknis yang lebih besar,” kata pembalap Spanyol itu.

Namun Lorenzo menegaskan bahwa dia telah belajar banyak dari pembalap Italia itu. Pimpinan klasemen MotoGP ini pun menegaskan bahwa dia tidak terlalu takut bersaing dengan Rossi. “Saya tak pernah merasa gugup tentang ide menghadapi Rossi,” tukasnya.

“Saya tahu, saya harus belajar, memperbaikinya dan bekerja keras. Saya telah menonton balapan di tv sejak saya berusia 10 tahun dan belajar sesuatu dari pembalap di setiap kelas. Dari Valentino, saya telah belajar bagaimana mengelola balapan di dalam dan luar trek lebih baik,” ujarnya.

dtc/ tiw

lowongan kerja
lowongan kerja PT SEJATI CIPTA MEBEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

senin 5 juni

Kolom

GAGASAN
Bung Karno, Tokoh Zaman yang Langka

Gagasan ini dimuat Harian Solopos Kamis (8/6/2017), ditulis A. Windarto, peneliti di Lembaga Studi Realino Sanata Dharma Yogyakarta. Solopos.com, SOLO–Esai Albertus Rusputranto P.A. berjudul Bung Karno, Lenso, Cha-Cha (Solopos, 2/6/2017) memperlihatkan betapa legendarisnya Presiden pertama Republik Indonesia itu. Pasukan pengawal…