Kamis, 19 Agustus 2010 00:05 WIB Sragen Share :

Kecamatan Tanon tak segan usulkan penutupan penambangan

Sragen (Espos)--Pihak Kecamatan Tanon tak segan mengusulkan penutupan kegiatan penambangan tanah urug di Desa Gading, kecamatan setempat.

Hal itu akan dilakukan jika ditemukan kegiatan tersebut berdampak buruk pada masyarakat dan ekosistem sekitar.

Pemerintah Kecamatan Tanon juga memastikan melakukan pengawasan ketat terkait kegiatan penambangan tanah urug di Desa Gading, kecamatan setempat.

Camat Tanon, Sutrisno mengatakan permasalahan penambangan tanah urug selama ini telah disikapi pihaknya, dengan koordinasi bersama Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Sragen dan Badan Lingkungan Hidup (BLH).

Jika menemukan kenyataan kegiatan merugikan masyarakat dan berimbas pada rusaknya ekosistem maka pihaknya segera memberikan laporan ke dinas terkait untuk ditindaklanjuti.

“Kita selalu koordinasi dengan dinas terkait. Dengan BLH dan DPU juga sudah meninjau ke lokasi. Jadi selalu ada pengawasan, jika merusak ekosistem lingkungan atau merugikan ya kami harus bertindak,” ungkap Sutrisno, kepada Espos, Rabu (18/8).

tsa

lowongan pekerjaan
induktorindo, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…