Kamis, 19 Agustus 2010 11:39 WIB Ekonomi Share :

Jepang berminat bangun rel KA di Kalteng

Jakarta–Investor asal Jepang, Itochu Corporation, berniat untuk menanamkam modalnya di Indonesia lewat pembangunan rel kereta api di Kalimantan Tengah. Nilai proyeknya diperkirakan lebih dari US$ 2 miliar.

Demikian hal itu dikemukakan oleh Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa di kantornya, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Kamis (19/8).

“Dengan akan dibangunnya rel kereta oleh Investor Jepang Itochu maka bisa mengolah atau mengangkut semua komoditi yang selama ini sangat mahal angkutannya,” ungkapnya.

Ia mengatakan, pembangunan rel tersebut juga dilakukan dalam rangka mendukung adanya pembangunan kawasan ekonomi khusus (KEK) di Kalimantan Tengah tersebut. Selama ini, komoditas di daerah tersebut diangkut melalui sungai, sehingga memakan waktu cukup lama.

“Dan kalau kemarau, berhenti (pengiriman komoditi) dia,” ujarnya.

Menurut Hatta, perkiraan total investasi proyek tersebut lebih dari US$ 2 miliar. Saat ini, rencana tersebut sedang digodok oleh pemerintah provinsi setempat.

Hatta menambahkan, selain di Kalimantan Tengah, pemerintah juga sedang mengkaji pembentukan KEK di daerah lain masih seputaran Kalimantan. Sedikit ke arah selatan, Hatta mengatakan, akan dibentuk KEK yang fokus pada pelayanan pelabuhan.

“Itu yang sedang dibahas oleh (pemerintah) daerah. Masih ada alternatif, ada yang minta ke timur dan selatan. Kalau ke selatan itukan jadi kawasan pelabuhan yang akan dikembangkan suatu kawasan industri,” katanya.

dtc/rif

Distributor Simas & Bimoli, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Pelajaran dari First Travel

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (18/8/2017). Esai ini karya Riwi Sumantyo, dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah riwi_s@yahoo.com. Solopos.com, SOLO¬†— Ditangkap dan ditahannya Direktur Utama PT First Anugerah Karya Wisata (First…