Kamis, 19 Agustus 2010 11:16 WIB News Share :

Gerbong kereta khusus wanita diluncurkan

Jakarta — Kabar gembira bagi para kaum Hawa yang bepergian menggunakan moda kereta rel listrik (KRL).  PT KAI meluncurkan gerbong kereta khusus wanita (KKW) untuk mengurangi komplain kejahatan seksual.

Menteri Perhubungan Fredy Numberi dan Menteri Pemberdayaan Perempuan Linda Gumelar meresmikan KKW di Stasiun Depok, Jawa Barat, Kamis (19/8) pukul 10.00 WIB. Sebagai permulaan, PT KAI menyiapkan tiga rangkaian kereta khusus perempuan.

Dari tiap rangkaian kereta, terdapat dua gerbong khusus perempuan. Gerbong khusus wanita ini terdapat di gerbong pertama dan terakhir (gerbong 8). Namun, fasilitas khusus ini baru dioperasikan bagi Kereta Rangkaian Listrik (KRL) AC Ekonomi dan KRL Express tujuan Jakarta-Depok. Harga tiketnya sama.

Karena kereta ini khusus diperuntukan bagi perempuan dan anak di bawah 10 tahun, desain interior kereta pun dibuat tampil lebih girly. Kursi tempat duduknya berwarna merah muda nan mencolok. Di beberapa dinding kereta juga ditempeli beberapa stiker peringatan dengan bentuk yang lebih menarik.

Sekretaris Perusahaan PT KAI Commuter Jabodetabek, Makmur Syaheran mengatakan, tujuan dioperasikannya kereta khusus ini untuk memberikan perlindungan sekaligus kenyamanan bagi kaum perempuan. Hal ini sangat sesuai bagi kota besar yang rawan akan pelecehan seksual dan kejahatan lain terhadap wanita.

“Tujuannya untuk memberikan layanan yang lebih baik pada pelanggan wanita dan untuk memperkecil kejahatan pelecehan seksual dan lainnya terhadap wanita,” kata Makmur di Depok.

dtc/ tiw

lowongan pekerjaan
PT. Monang' Sianipar Abadi ( MSA KARGO ), informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Bersenang-Senang

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (13/11/2017). Esai ini karya Sholahuddin, Manajer Penelitian dan Pengembangan Harian Solopos. Alamat e-mail penulis adalah sholahuddin@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Belakangan ini terjadi perubahan secara radikal pada lanskap ekonomi dan bisnis di Indonesia. Sektor bisnis konvensional…