Kamis, 19 Agustus 2010 13:26 WIB Hukum Share :

Dipukul oknum polisi, pelajar di Sumenep luka-luka

Sumenep–Seorang pelajar SMKN 1 Kalianget, Sumenep, Madura, Laksamana Adikrisna ,8, warga Jalan Matahari Satelit mengalami luka di bagian pelipis kanan. Korban diduga dipukul oknum petugas polisi setempat saat melintas di Jalan Kartini.

Aksi pemukulan itu berawal saat korban melewati Jalan KH Agus Salim. Sesampainya di simpang empat, korban belok kiri menuju ke Jalan Kartini. Pelaku berseragam polisi itu mengejar menggunakan sepeda motor jenis Yamaha Vixion.

Korban tiba-tiba dihentikan oleh pelaku dan dipukul bertubi-tubi dengan tangan kosong hingga mengeluarkan darah segar. Pelaku sempat menanyakan SIM dan STNK, namun karena korban terluka, pelaku akhirnya melarikan diri.

Korban mengaku, polisi yang mengejar itu menggunakan seragam lengkap dan menggunakan rompi polisi warna hijau.

“Saya tidak kenal dan tidak sempat melihat wajahnya. Yang jelas menggunakan sepeda motor Yamaha Vixion,” ujar Laksamana kepada wartawan di Jalan Kartini, Kelurahan Kepanjin, Sumenep, Kamis (19/8).

Dia merasa tidak mempunyai masalah dengan petugas. Namun, saat mengendarai sepeda motor Supra Nopol M 4967 VD tidak menggunakan helm. “Saya memang tidak menggunakan helm tapi bukan seperti ini caranya,” ungkapnya.

Korban yang merasa dianiaya oleh oknum polisi, kini melaporkan kasusnya ke Polres Sumenep dengan didampingi pihak keluarga dan warga yang mengetahui kejadian di tempat kejadian perkara (TKP).

dtc/ tiw

PT. ABRAR TUJUH BERSAUDARA ISLAMI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Jangka Kamardikan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (15/8/2017), karya Bandung Mawardi dari Bilik Literasi. Alamat e-mail bandungmawardi@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Setahun setelah peristiwa bersejarah, proklamasi kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945, terbit buku berjudul Djangka Djajabaja Sempoerna dengan Peristiwa Indonesia Merdeka garapan…