Rabu, 18 Agustus 2010 10:49 WIB Hukum Share :

Warga Sumenep terkena peluru nyasar

Sumenep–Seorang pengendara mobil Escudo yang sedang parkir di Jalan Kamboja, Kelurahan Pajagalan, Kabupaten Sumenep, Madura terkena peluru nyasar. Korban bernama Moh Usman ,56, warga Jalan Saluran Air 54, Pamolokan, Sumenep.

Informasi yanh dihimpun, korban sedang mengantar istrinya ke dukun bayi di Jalan Kamboja. Sedangkan korban parkir di sebelah timur jalan. Rencananya, korban mau turun dari mobil dan terlebih dahulu membuka kaca pintu depan bagian kanan sambil mengeluarkan kepala. Namun, tiba-tiba peluru nyasar ke pelipis bagian kiri.

Diduga peluru tersebut dari arah depan (Selatan). Namun, korban tidak tahu siapa yang melakukan penembakan. Korban pun berusaha mengambil peluru yang menempel di bagian pelipisnya.

“Peluru itu saya lepas sendiri saat menancap di pelipis kiri ini,” kata Usman kepada wartawan di ruang IRD RSD Dr Moh Anwar, Sumenep, Jalan Dr Cipto, Rabu (18/8).

Menurut dia, waktu kejadian kondisi arus lalu lintas di Jalan Kamboja sepi dan tidak melihat orang yang sedang memegang tembak. “Saya juga tidak mendengar bunyi tembakan,” ujarnya.

Warga yang mengetahui peristiwa tersebut langsung membawa korban ke rumah sakit setempat. Sementara pihak kepolisian langsung mendatangi rumah sakit untuk melakukan pemeriksaan terhadap korban.

dtc/ tiw

lowongan pekerjaan
Hotel Margangsa, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…