17Agustus
Rabu, 18 Agustus 2010 08:16 WIB News Share :

Souvenir buku Keluarga Cikeas dipersoalkan

Jakarta–Pemberian souvenir buku keluarga Cikeas di sela-sela peringatan Hari Ulang Tahun ke- 65  Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka menuai reaksi.

Anggota Fraksi Partai Amanat Nasional (FPAN) di DPR M Ichlas El Qudsi meminta pihak Istana mengklarifikasi maksud pemberian buku keluarga Cikeas tersebut kepada para tamu undangan.

“Peringatan Hari Kemerdekaan adalah acara resmi kenegaraan bukan acara keluarga, menurut saya perlu diklarifikasi oleh pihak Istana,” ujar M Ichlas, Rabu (18/8).

Anggota DPR dari daerah pemilihan Sumatera Barat ini menilai jika pihak Istana tidak melakukan klarifikasi maka bisa menimbulkan multi tafsir dan bahkan bisa dipolitisir.

“Mungkin tidak ada niat politik apa-apa dari pihak keluarga Cikeas ketika memberikan buku itu, namun publik dan politisi bisa menafsirkan lain,” ucap Mi Ichlas.

Sebagaimana diberitakan, saat peringatan Hari Kemerdekaan ke-65 Republik Indonesia di Istana Merdeka, Selasa (17/8) para tamu undangan mendapatkan souvenir berupa buku keluarga Cikeas berjudul ‘Sekarang Kita Makin Percaya Diri’ itulah buku 18 halaman yang berisi transkipan wawancara Agus Harimurti Yudhoyono dan ‘Batikku. Pengabdian Cinta Tak Berkata’ yang berisi tentang kecintaan Ibu Negara Ani Yudhoyono pada batik.

inilah/rif

SOLO BAKERY, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Dirawat dan Merawat Cendekiawan Soedjatmoko

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (19/8/2017). Esai ini karya Nur Fatah Abidin, mahasiswa Magister Pendidikan Sejarah Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah ikbenfatah@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada Rabu, 15 Agustus 2017, pemerintah menganugerahkan tanda kehormatan Republik Indonesia kepada delapan…