Rabu, 18 Agustus 2010 19:25 WIB News Share :

Paskibra putri korban pelecehan akan diperiksa psikolog

Jakarta–Dinas Olah Raga dan Pemuda (Disorda) Pemrov DKI berencana untuk memeriksakan Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) putri yang menjadi korban pelecehan seksual ke psikolog. Rencana ini adalah hasil pertemuan antara Pemprov DKI yang diwakili Disorda dengan orangtua korban.

“Hasil kesepakatan, pertama hari Sabtu besok kita akan me-recovery secara psikis. Itu permintaan orangtua karena khawatir ada trauma dari proses kemarin. Itu mekanisme akan kita serahkan pada psikolog,” terang Kepala Bidang Kepemudaan Dinas Olahraga dan Pemuda Pemrov DKI Jakarta, Jl Jatinegara Timur, Jakarta Timur, Rabu (18/8) petang.

Firmansyah mengatakan, orangtua dan Pemrov juga meminta Purna Paskibraka Indonesia (PPI) mendeklarasikan tidak ada intimidasi terhadap Paskibraka 2010.

“Diminta tidak ada intimidasi terhadap Paskibraka 2010, tidak ada intimidasi terhadap Paskibra baru dan dijamin tidak ada terkait pornografi di barak,” katanya.

Firmansyah mengatakan, senior yang melakukan pelecehan akan dipertemukan dengan orang tua korban. Tindakan hukum untuk sementara tidak akan ditempuh.

dtc/nad

lowongan pekrjaan
Akuntansi, Administrasi,Marketing,Tehnisi ,Gudang/Driver, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Calon Tunggal dan Disfungsi Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (10/01/2018). Esai ini karya Isharyanto, dosen Hukum Tata Negara di Universitas Sebelas Maret Solo. Alamat e-mail penulis adalah isharyantoisharyanto8@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada 2018 ini 171 daerah provinsi/kabupaten/kota akan menyelenggarakan pemilihan kepala daerah secara serentak….