Rabu, 18 Agustus 2010 22:04 WIB Sukoharjo Share :

Mobdin Wabup dianggarkan Rp 392 juta

Sukoharjo (Espos)–Kalangan eksekutif serta legislatif yang tergabung dalam Badan Anggaran (Banggar) telah mengalokasikan dana senilai Rp 392 juta untuk mobil dinas (Mobdin) wakil bupati (Wabup) baru.

Informasi yang dihimpun Espos, dalam prioritas dan plafon anggaran sementara (PPAS) telah dialokasikan dana senilai Rp 392 juta untuk pengadaan kendaraan dinas atau operasional melalui Bagian Umum. Sasaran program itu untuk memperlancar aktivitas penyelenggaraan pemerintahan.

Ketua DPRD, Dwi Jatmoko ketika dikonfirmasi di ruang kerjanya, Rabu (18/8) membenarkan alokasi dana untuk pembelian Mobdin Wabup yang baru. “Memang kami menganggarkan dana senilai Rp 392 juta untuk pembelian Mobdin Wabup. Kalau jenisnya kami tidak bisa mengatakan sebab kami kan tidak boleh merujuk merk tertentu,” ujarnya.

Mengenai pengadaan Mobdin tersebut, Dwi menjelaskan, dilatarbelakangi Mobdin lama sudah lama tidak terpakai. “Kami memandang Mobdin baru memang perlu. Sebab yang lama sudah lama tidak terpakai atau sejak Pak Toha (M Toha, Wabup lama-red) mengundurkan diri. Dengan kondisi itu tentu perlu sebuah mobil baru untuk memperlancar kegiatan,” terangnya.

Disinggung mengenai Mobdin untuk bupati yang baru, Dwi menjawab, tidak dilakukan. “Khusus untuk bupati yang baru kami memang tidak menganggarkan pembelian mobil. Mengapa, sebab mobil yang lama pun masih bagus, artinya masih keluaran baru atau belum sampai lima tahun. Jadi kami memandang belum perlu pengadaan baru,” ujarnya.

Dijumpai terpisah, calon wakil bupati (Cawabup) terpilih, Haryanto mengaku belum mendengar pengadaan Mobdin baru untuk dirinya. “Terus terang saya sendiri belum mendengar soal mobil baru. Saya pikir saya akan memakai yang lama. Tapi kalau memang ada jatah yang baru, saya syukuri,” tandasnya.

aps

SOLO BAKERY, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Dirawat dan Merawat Cendekiawan Soedjatmoko

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (19/8/2017). Esai ini karya Nur Fatah Abidin, mahasiswa Magister Pendidikan Sejarah Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah ikbenfatah@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada Rabu, 15 Agustus 2017, pemerintah menganugerahkan tanda kehormatan Republik Indonesia kepada delapan…