Rabu, 18 Agustus 2010 12:03 WIB News Share :

Frederic juga jadi buronan kepolisian Prancis

Jakarta–Mabes Polri terus memburu warga negara Prancis yang terlibat terorisme, Frederic. Selain diburu polisi Indonesia, Frederic juga ternyata menjadi kepolisian buronan Prancis.

“Dia juga dicari di negaranya Karena ditengarai terlibat dalam organisasi radikal di sana di Prancis ya kan termasuk dalam pencarian (DPO),” ujar Kabareskrim Komjen Pol Ito Sumardi saat dicegat wartawan di Bareskrim Polri, Jl Trunojoto, Jaksel, Rabu (18/8).

Ito mengatakan, Polri saat ini masih mendalami peran Frederic di Indonesia. Polisi juga terus melakukan koordinasi dengan Pemerintah Perancis untuk mencari keberadaan Frederic.

“Kita masih mendalami dengan berkoordinasi dengan kedutaan Perancis dan sekarang sedang di dalami oleh penyidik dari Densus 88,” jelasnya.

“Kita tengah berkoordinasi dengan interpol Perancis dan interpol Prancis nanti kalau memang betul (DPO) kita meminta diajukan bersama karena mereka juga mencari bersama,” tandasnya.

Frederic memiliki nama lengkap Frederic C Jean Salvi alias Ali. Pria berusia 41 tahun itu lahir di Pontarlier, Prancis. Frederic datang ke Indonesia bersama Istrinya yang berasal dari Maroko. Ia lalu belajar agama di Bandung.

Mabes Polri¬† menyatakan, pihaknya menyita satu unit mobil Mitsubishi Galant dalam operasi penggerebekan terorisme, yang berujung pada penangkapan Abu Bakar Ba’asyir. Mobil yang dibeli oleh seorang pria warga Prancis itu hendak dipersiapkan menjadi bom mobil.

dtc/ tiw

lowongan pekerjaan
Perusahaan Outsourcing PLN, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Perempuan Melawan Pelecehan Seksual

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (16/01/2018). Esai ini karya Evy Sofia, alumnus Magister Sains Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah evysofia2008@gmail.com.¬† Solopos.com, SOLO—Empathy is seeing with the eyes of another, listening with the ears of another,…