Rabu, 18 Agustus 2010 10:15 WIB News Share :

DPR nilai tindakan Malaysia sudah keterlaluan

Jakarta— Insiden di perairan perbatasan antara Indonesia dengan Malaysia sudah terlalu sering terjadi. Namun menurut Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) ulah Malaysia yang mengeluarkan tembakan dan menangkap petugas DKP tak dapat ditolerir.

“Kali ini sudah keterlaluan. Aparat Diraja Malaysia sudah terlalu sering meremehkan kita. Sebagai pimpinan dewan kami gregetan terhadap sikap Pemerintah kita yang kurang tanggap, tidak tegas,” keluh Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso, Rabu (18/8).

Priyo mengaku tidak melihat reaksi balik yang tegas Pemerintah terhadap pelecehan tersebut. Pemerintah dilihatnya terlalu sopan sekalipun harga diri bangsa tengah diinjak-injak.

“Santun dalam berdiplomasi tidak harus bersikap adem ayem seperti itu. Kewibawaan negeri kita akan pudar,” ingat Priyo.

Menteri terkait dimintanya untuk lebih keras dan tegas menyikapi insiden memalukan seperti ini. Dengan sikap tegas, martabat Indonesia akan terjaga.

“Saya meminta kepada Menhan, Panglima TNI, Kapolri, Komandan Angkatan Laut kita yang bertugas di perbatasan Malaysia untuk tidak ragu-ragu menangkap kapal Malaysia, polisi dirajanya yang arogan itu, atau siapa pun yang masuk secara ilegal wilayah teritori laut kita,” pinta Priyo.

“Kepada Menlu, saya mendesak untuk memperingatkan otoritas Malaysia bahwa mereka telah melakukan provokasi yang membahayakan,” tegasnya.

dtc/rif

lowongan kerja
lowongan kerja CV.ASR MEDIKA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Menghentikan Perundungan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (25/7/2017). Esai ini karya Dian Sasmita, Direktur Sahabat Kapas, lembaga swadaya masyarakat yang peduli pada perlindungan anak. Alamat e-mail penulis adalah dianmiyoto@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Sepekan terakhir dua video perundungan yang dilakukan sekelompok mahasiswa di…