Rabu, 18 Agustus 2010 14:19 WIB Wonogiri Share :

Ditinggal pulang, 9 monitor di Warnet digondol maling

Wonogiri (Espos)–Pencurian di pekan pertama bulan Ramadan terjadi di warung Internet (Warnet) milik Suranto, warga Pule RT 3/RW IV, Desa Pule, Kecamatan Selogiri, Wonogiri. Sembilan monitor komputer digondol pencuri, kerugian ditaksir senilai Rp 8 juta.

Keterangan yang dihimpun Espos, Rabu (18/8), kejadian berlangsung Senin (16/8) dinihari antara pukul 01.00 WIB hingga 01.30 WIB. Beberapa warga sekitar mengatakan Warnet bernama Ran Net biasa buka hingga pukul 23.00 WIB.

Setelah tutup, Warnet dijaga Budi, 30, warga Pule. Kepala Desa Pule, Sugimo menceritakan, hari itu berbarengan pelaksanaan final bulutangkis di balaidesa. “Pak Budi juga menjadi panitia turnamen bulutangkis. Final selesai pukul 00.00 WIB, Pak Budi mampir di Ran Net, namun pulang ke rumah untuk makan. Kembali sekitar pukul 02.00 WIB, tetapi pintu sudah terbuka,” ujarnya.

Kejadian itu dilaporkan ke Mapolsek Selogiri sekitar pukul 02.00 WIB. Menurut Sugimo, saat kejadian ada warga Pule lewat dan melihat mobil berwarna merah parkir di halaman Ran Net. “Warga kami, tidak curiga sebab mobil warna merah dikira mobil milik Pak Suratno. Apalagi ketika itu pintu Ran Net juga dibuka, jadi oleh warga kami tidak berhenti.”

Kapolsek Selogiri, AKP H Warseno mewakili Kapolres Wonogiri AKBP Nanang Avianto saat mengonfirmasi menyatakan polisi masih melakukan penyelidikan. “Semua saksi sudah diperiksa dan keberadaan mobil warna merah menjadi fokus penyelidikan.”

tus

lowongan pekerjaan
PT. PERINTIS KARYA SENTOSA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…