Selasa, 17 Agustus 2010 21:13 WIB Ekonomi Share :

Realisasi penukaran uang Rp 116,1 miliar

Solo (Espos)–Realisasi penukaran uang baik yang dilakukan secara langsung di Bank Indonesia (BI) Solo maupun di bank-bank umum dan Bank Perkreditan Rakyat (BPR) baru mencapai kisaran angka Rp 116,1 miliar, hingga akhir pekan lalu.

Dari total angka kebutuhan yang diprediksi BI yakni Rp 1,2 triliun, bank sudah melakukan penarikan untuk melayani penukaran uang nasabahnya senilai Rp 99,8 miliar atau baru berkisar 8,13%. Sementara, penukaran uang yang langsung dilakukan masyarakat di kantor BI Solo baru berkisar Rp 16,3 miliar. Demikian disampaikan Deputi Pemimpin BI, Tigor Silalahi, kepada wartawan di ruang kerjanya, Senin (16/8).

Tigor menyampaikan, angka realisasi dari pihak bank memang cukup tinggi. Tetapi, secara teknis penukaran, bank umum tidak bisa langsung bisa melayani penukaran uang dalam jumlah besar. Misalnya di atas Rp 60 juta. Tetapi, untuk nilai kecil yakni kisaran Rp 1 juta hingga Rp 2 juta bank umum bisa langsung melayani.

Sementara itu, angka prediksi atau target penukaran uang sebesar Rp 1,2 triliun tersebut, jika dibandingkan dengan realisasi penukaran uang tahun-tahun sebelumnya rata-rata mengalami kenaikan sekitar 300%. “Tetapi, jika Rp 1,2 triliun dirasa masih kurang, kami siap tambah modal lagi.”

Seperti diketahui, tahun 2009, pada musim Lebaran, realisasi penukaran uang mencapai kisaran angka Rp 37,8 miliar. Tahun 2008, berkisar Rp 33,9 miliar dan tahun 2007 sebesar Rp 36,1 miliar.

haw

lowongan pekerjaan
garment, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…