Selasa, 17 Agustus 2010 11:44 WIB News Share :

Mega
Pidato SBY datar sekali

Jakarta–Pidato Kenegaraan Presiden SBY di DPR kembali menuai kritik. Kali ini, mantan presiden Megawati Soekarnoputri menyebut isi pidato tersebut tak menarik, bahkan cenderung datar.

“Menurut saya, itu datar sekali,” kata Mega usai menghadiri upacara peringatan HUT ke-65 RI di depan kantor DPP PDIP, Jl Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Selasa (17/8).

Bagi puteri proklamator Bung Karno ini, pidato lawan politiknya tersebut kurang menyentuh permasalahan bangsa secara krusial. Beberapa isu yang sedang hangat, seperti kasus penangkapan pegawai DKP oleh Malaysia seharusnya dibicarakan.

“Tertangkapnya mereka yang dari DKP, sebut saja atau disebutkan. Kalau masalah perekonomian itu berhubungan dengan masalah harga pokok yang pada saat Rakornas sudah saya sampaikan,” tambahnya.

Tidak hanya itu, permasalahan reformasi juga tidak disinggung secara konkrit. Konversi minyak tanah ke tabung gas juga seharusnya ikut dibahas dalam pidato tahunan tersebut.

“Juga masalah konversi dari minyak tanah ke gas. Hal seperti itu yang seharusnya diberikan secara formal,” tegasnya. Jadi, penilaian terhadap pidato tersebut baik atau buruk? “Nah, itu kamu yang jawab yah,” ucap Mega setengah tertawa.

dtc/ tiw

lowongan pekerjaan
PT. BPR Mitra Banaran Mandiri, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Pilkada, Demokrasi, dan Hantu Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (17/01/2018) dengan judul Demokrasi Kita dan Hantu Politik. Esai ini karya Muhammad Fahmi, dosen di IAIN Surakarta dan Doktor Kajian Budaya dan Media. Alamat e-mail penulis adalah fahmielhalimy@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Tahun 2018 sering dijuluki…