Selasa, 17 Agustus 2010 19:41 WIB Hukum Share :

Lagi, KPCBN wadul ke Polresta

Solo (Espos)–Komunitas Peduli Cagar Budaya Nusantara (KPCBN) mendatangi Mapolresta Solo, Senin (16/8). Kedatangan mereka dalam rangka mempertanyakan laporan pengusutan pengalihan Hak Guna Bangunan (HGB) status Beteng Vastenburg yang jatuh oleh pihak swasta ke pemerintah.

Ketua KPCBN, Agus menolak tegas status HGB Beteng Vastenburg di luar pemerintah. Hal itu disinyalir akan menimbulkan persoalan di kemudian hari, seperti penyalahgunaan cagar budaya. Sebagaimana yang diketahui, keberadaan Beteng Vastenburg merupakan bagian dari cagar budaya dan harus dilindungi.

“Kami meyakini jelas bahwa Beteng Vastenburg termasuk dalam kategori cagar budaya. Hal itu termasuk dalam Permen nomor 57 tahun 2010 dan sebuah surat dari Dirjen Purbakala. Perlu diketahui juga, dari 300-an beteng di Indonesia yang dikuasai perorangan atau swasta hanya di Beteng Vastenburg,” jelas dia saat ditemui wartawan di Mapolresta Solo, Senin (16/8).

Lebih lanjut dia mengatakan, HGB Beteng Vastenburg diketahui akan berakhir pada tahun 2012. Sebagai bentuk dukungan upaya perlindungan terhadap cagar budaya, mestinya Badan Pertanahan Nasional (BPN) Solo tidak memperpanjang kebaradaan HGB tersebut. “Dalam peraturan disebutkan HGB itu harus diperpanjang sejak 2 tahun sebelum masanya habis. Nah, di sini kami mendesak BPN agar tidak mengizinkan hal itu,” ulas dia.

Saat disinggung tentang kedatangan KPCBN ke Mapolresta Solo selain mempertanyakan pengusutan kepemilikan Beteng Vastenburg, pihaknya juga memberikan bukti-bukti yang diperlukan penyidik Polresta Solo. Bukti tersebut di antaranya berupa foto tahun 2001 yang diambil dari internet. “Yang kami sayangkan akan adanya pengalihan fungsi nantinya. Maka, dari itu Polresta Solo harus mengungkit persoalan ini hingga selesai dalam waktu dekat,” ujar dia.

pso

lowongan pekerjaan
PT.MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…