Selasa, 17 Agustus 2010 16:45 WIB Solo Share :

HS Soemarjono, pejuang dan wartawan sejati telah tiada

Solo (Espos)–Di saat seluruh bangsa Indonesia gegap gempita merayakan HUT ke-65 Kemerdekaan RI, salah satu putra terbaik bangsa tutup usia. Dia adalah Harjo Soekrisno Soemarjono, salah satu anggota Tentara Pelajar yang kemudian melanjutkan perjuangannya di dunia politik, jurnalistik, olahraga dan pendidikan.

Soemarjono meninggal di usianya yang ke-78 tahun, di RS PKU Muhammadiyah Solo, Selasa (17/8) pukul 09.00 WIB. Sehari sebelumnya, almarhum mendapat perawatan intensif di RS tersebut. Soemarjono diduga menderita sejumlah penyakit, seperti darah tinggi dan kolesterol. Almarhum dimakamkan di TPU Bonoloyo, pukul 16.00 WIB.

Bapak dari lima anak dan sembilan cucu ini memiliki sederet piagam maupun bintang penghargaan sebagai bukti pengabdiannya kepada bangsa. Di antara penghargaan itu yakni Bintang Pahlawan Gerilya dari Presiden RI pertama Soekarno, Satyalencana Perang Kemerdekaan I, Satyalencana Perang Kemerdekaan II dan masih banyak lagi.

Menurut adik Soemarjono, Prof DR Brodjo Soedjono, almarhum merupakan sosok kakak yang memberikan inspirasi hidup bagi dirinya dan seluruh adik-adiknya. “Beliau seorang fighting spirit sejati. Pantang menyerah dan berjuang keras untuk meraih cita-cita,” kata Brodjo saat ditemui wartawan di rumah duka, Jl Kutai Raya 18, Kelurahan Sumber, Banjarsari, Solo.

m86

lowongan pekerjaan
SUMBER BARU REJEKI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Memaknai Imlek, Memulihkan Bumi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Kamis (15/2/2018). Esai ini karya Hendra Kurniawan, dosen Pendidikan Sejarah di Universitas Sanata Dharma Yogyakarta. Penulis menekuni kajian sejarah Tionghoa. Alamat e-mail penulis adalah hendrayang7@tgmail.com. Solopos.com, SOLO–Syahdan ketika Dinasti Qing runtuh dan mengakhiri sejarah…