Selasa, 17 Agustus 2010 11:16 WIB Internasional Share :

Hakim AS perintahkan pembebasan WN Yaman

Washington–Seorang hakim federal AS memerintahkan pembebasan atas seorang tahanan penjara Teluk Guantanamo. Hakim menilai tahanan itu tidak terkait jaringan terorisme dunia Al-Qaeda.

Putusan hakim distrik AS, Henry Kennedy ditulis pada bulan Juli dan dirilis hari ini. Kennedy mengatakan, pemerintahan Obama gagal untuk menunjukkan adanya peristiwa yang membuktikan orang Yaman tersebut bagian dari jaringan Al-Qaeda

Pemerintah AS menuduh Al-Qaeda merekrut dan mendorong orang untuk pergi ke Afghanistan untuk mendapatkan pelatihan militer. Sementara tahanan yang bernama Adnan Farhan Abd Al Latif mengatakan, ia pergi ke daerah tersebut untuk mendapatkan perawatan medis gratis karena luka di kepala akibat dalam kecelakaan mobil di negara asalnya.

“Bukti-bukti menunjukkan bahwa Latif memang memiliki cedera yang terus mempengaruhinya pada tahun 2001 dan yang karena itu ia mungkin mencari pengobatan,” tulis hakim seperti dikutip dari news.com.au, Selasa (17/8).

Latif telah menjelaskan bahwa ceritanya masuk akal. Latif ditangkap di dekat perbatasan Afghanistan-Pakistan pada akhir 2001. “Telah disajikan cerita alternatif yang masuk akal untuk menjelaskan perjalanannya (ke Afganistan),” tambah sang hakim.

Juru bicara Departemen Kehakiman Dean Boyd mengatakan kaget dengan putusan tersebut. Pihaknya mengaku sedang mengkaji putusan tersebut.

dtc/ tiw

lowongan pekerjaan
Perusahaan Outsourcing PLN, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Perempuan Melawan Pelecehan Seksual

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (16/01/2018). Esai ini karya Evy Sofia, alumnus Magister Sains Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah evysofia2008@gmail.com.  Solopos.com, SOLO—Empathy is seeing with the eyes of another, listening with the ears of another,…