Selasa, 17 Agustus 2010 00:10 WIB Sragen Share :

Disdik tidak pernah sudutkan pihak manapun

Sragen (Espos)–Dinas Pendidikan (Disdik) Sragen menyatakan tidak pernah menyudutkan pihak manapun terkait belum dibayarkannya tunjangan sertifikasi guru.

Rencananya, Disdik Sragen segera mencairkan tunjangan sertifikasi untuk 1.790 orang guru TK/SD/SLB/SMP/SMA/SMK sebelum 25 Agustus. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen mengalokasikan anggaran sampai Rp 27,1 miliar untuk pencarian tunjangan sertifikasi enam bulan pertama.

Plt Kepala Disdik Sragen Giyadi saat ditemui wartawan, Senin (16/8), mengungkapkan pemberian tunjangan sertifikasi tahun ini berdasarkan instruksi dari pusat dicairkan sekaligus untuk enam bulan sekali.

“Sebelumnya pencarian tunjangan sertifikasi bisa dilakukan 2-3 bulan sekali. Untuk pencarian tunjangan mulai Januari-Juni, maka kami melakukan pendataan ulang bagi guru untuk mengetahui besaran tunjangan sertifikasi pada setiap bulannya bagi guru disesuaikan dengan golongannya. Aturannya gaji guru itu nilai satu kali gaji pokok berdasarkan PP No 8/2009,” tukas Giyadi yang didampingi Kabid Tenaga Kependidikan Tri Andiyas, Kasi Tenaga Kependidikan Sutarman dan Kasubag Keuangan Mulyadi.

Kasi Tenaga Kependidikan Sutarman menambahkan, untuk pendataan guru penerima tunjangan profesi ini membutuhkan waktu tiga bulan.

Bahkan Disdik mengupayakan untuk melakukan kebijakan mendahului anggaran melalui berkoordinasi dengan Dewan. Alokasi anggaran dari pusat, terangnya, sebenarnya sebanyak Rp 54 miliar selama satu tahun.

trh

Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…