Senin, 16 Agustus 2010 17:29 WIB News Share :

Patrialis belum dapat laporan soal remisi bagi Pollycarpus

Jakarta--Remisi 7 bulan bagi Pollycarpus, terpidana 20 tahun kasus pembunuhan aktivis Munir, menuai protes. Namun Menkum HAM Patrialis Akbar mengaku belum bisa bersikap, dia belum mendapat laporan.

“Saya belum dapat datanya,” kata Patrialis di kantor Kemenkum HAM, Jl Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Senin (16/8).

Dia menjelaskan, remisi 7 bulan itu tentu tidak diberikan sekali. Karena tidak ada remisi yang langsung 7 bulan.

“Enggak ada itu kalau sekaligus 7 bulan. Ada juga untuk 17 Agustus paling lama 1 bulan, kalau hari raya 14 hari,” imbuhnya.

Sementara itu, Juru Bicara Ditjen Lapas Chandran Lestyono menilai remisi itu memungkinkan diberikan karena ada momen tertentu, lalu diakumulasikan dengan remisi lainnya.

“Misalnya melakukan donor darah dan menjadi pemuka. Dia (Polly) kan pernah donor darah beberapa kali,” tutupnya.

Remisi yang diberikan kepada Pollycarpus saat HUT ke-65 RI ini terbagi dari beberapa kategori remisi. Remisi umum I atau tidak bebas diberi 4 bulan, lalu remisi tambahan yakni remisi donor darah 2 bulan dan remisi pemuka yakni 1 bulan 10 hari.

dtc/nad

lowongan kerja
lowongan kerja BMT DINAR MULYA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

senin 5 juni

Kolom

GAGASAN
Ramadan di Kampung

Gagasan ini dimuat Harian Solopos, Kamis (15/6/2017), karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan perkotaan. Solopos.com, SOLO–Ramadan datang membawa ingatan nostalgia atas peristiwa hidup di kampung. Bertahun-tahun lalu warga kampung di Kelurahan Karangasem, Kecamatan Laweyan, Kota Solo,…