Senin, 16 Agustus 2010 15:17 WIB News Share :

Menkum HAM
Jangan sweeping warga Malaysia

Jakarta–Menteri Hukum dan HAM Patrialis Akbar melarang organisasi masyarakat melakukan sweeping terhadap warga negara Malaysia di Indonesia. Menurut Patrialis tindakan sweeping ini bisa memicu retaknya hubungan kedua negara.

Patrialis mengimbau agar warga negara Indonesia dimana pun bisa bersabar. “Ada masalah, jangan sampai melebar pakai acara sweeping. Itu tidak elok,” kata Patrialis, Senin (16/8).

Patrialis mengingatkan Indonesia mau ‘dibagaimanakan pun’ posisinya secara geografis adalah tetap bertetangga dengan Malaysia. “Kita kan sahabat, bersaudara, satu rumpun,” kata dia.

Untuk itu jangan sampai ada permusuhan karena hal-hal yang dipicu oleh emosi. “Jangan dong,” kata dia.

Menurut Patrialis karena ini kaitannya hubungan antar negara maka perlu diselesaikan secara diplomatis. “Kita tidak boleh mengikuti kemarahan, mari kita menyelesaikan masalah antara bangsa secara hati-hati dan legowo,” katanya.

Bagaimana tentang masyarakat yang mengancam sweeping? Kementerian Hukum dan HAM kata Patrialis akan berkoordinasi untuk meredam aksi itu. “Jangan sampai itu terjadi, nanti kami bicarakan,” kata dia.

Hubungan RI-Malaysia kembali memanas karena insiden saling tangkap, Minggu malam lalu. Malaysia menahan tiga pegawai Dinas Kelauatan dan Perikanan, sementara Indonesia menahan tujuh nelayan Malaysia yang dinilai memasuki wilayah Indonesia.

vivanews/rif

lowongan pekerjaan
Toko Cat Warna Abadi (WAWAWA), informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…