Senin, 16 Agustus 2010 16:20 WIB News Share :

Golkar nilai pidato SBY tidak konkret

Jakarta–Partai Golkar tidak puas dengan pidato kenegaraan Presiden SBY. SBY dinilai tidak memunculkan solusi dan menjawab keresahan rakyat yang terjadi akhir-akhir ini.

“Pidato mestinya adalah refleksi yang mendasar terhadap persoalan dasar negeri ini, bagaimana kebijakan, solusi itu di break down,” ujar Sekjen Partai Golkar, Idrus Marham kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (16/8).

Idrus mencontohkan, SBY tidak menyinggung solusi pemerintah atas sejumlah anarkisme ormas. SBY bahkan tidak menyentil ormas yang nakal sama sekali dalam pidato yang terhitung sakral ini.

“Solusi yang harus dikedepankan itu hanya secara umum. Misalnya apa solusi menjaga pluralisme,” kritik Idrus.

Idrus pun mengaku tidak bisa mengapresiasi pidato SBY. Sebab, isu terkini soal gangguan kedaulatan dari Malaysia juga tidak ditanggapi sama sekali.

“Ini bukan masalah puas nggak puas, harusnya dikedepankan solusi-solusi atau ada ajakan. Kedaulatan ada di tangan, harus ditindaklanjuti dengan kemandirian,” tutupnya.

dtc/nad

lowongan pekerjaan
PT. Lemindo Abadi Jaya, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Pilkada, Demokrasi, dan Hantu Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (17/01/2018) dengan judul Demokrasi Kita dan Hantu Politik. Esai ini karya Muhammad Fahmi, dosen di IAIN Surakarta dan Doktor Kajian Budaya dan Media. Alamat e-mail penulis adalah fahmielhalimy@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Tahun 2018 sering dijuluki…