Minggu, 15 Agustus 2010 13:33 WIB Sragen Share :

Ramadan, pekerjaan fisik ADD mundur

Sragen (Espos)–Alokasi dana desa (ADD) di Kecamatan Miri akhirnya cair. Namun lantaran cairnya dana mendekati bulan Ramadan, pihak desa mengambil kebijakan menunda pekerjaan fisik sampai setelah Ramadan.

Pihak desa meyakini meski diundur pekerjaan fisik ADD tetap akan rampung sebelum deadline akhir tahun ini. Kepala Desa (Kades) Bagor, Miri, Edi Sutrisno mengatakan pencairan ADD Bagor telah dilaksanakan dan pekerjaan siap dimulai. “Sudah cair, tapi karena bulan Puasa, kasihan warga kalau harus swadaya tenaga. Dalam waktu dekat ini kami mulai dulu dengan pertemuan-pertemuan untuk persiapan. Pekerjaannnya nanti setelah Lebaran,” urai Kades Edi, saat dijumpai Espos, di kediamannya, Minggu (15/8).

Edi memaparkan, untuk tahun ini, ADD senilai total Rp 37 juta akan digunakan untuk berbagai kegiatan. Salah satunya, pekerjaan fisik renovasi aula desa yang memakan anggaran Rp 17 juta. Hal senada diakui Kades Jeruk, Parsudi. Ditemui Espos di ruang kerjanya, Parsudi menerangkan setelah lama menunggu akhirnya ADD Jeruk senilai total Rp 38 juta cair. Untuk pekerjaan fisik pihaknya baru akan membahas dengan lembaga dan tokoh masyarakat pada awal bulan Ramadan. Harapannya, semua persiapan rampung di bulan Ramadan, sehingga pekerjaan fisik dapat dimulai pasca-Lebaran.

tsa

LOWONGAN KERJA
DR. NORMA AESTHETIC CLINIC, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Ramadan di Bumi Pancasila

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (7/6/2017). Esai ini karya M. Zainal Anwar, dosen di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah zainalanwar@gmail.com Solopos.com, SOLO–Di bawah ideologi Pancasila, menjalani puasa Ramadan di Indonesia menyajikan kemewahan luar…