Minggu, 15 Agustus 2010 01:31 WIB Sport Share :

Mes Persis "disulap" untuk Paskibra

Solo (Espos)–Mes Persis Solo di kawasan Sriwedari, Solo mulai Minggu (15/8) “disulap” dijadikan mes untuk personel pasukan pengibar bendera (Paskibra) Kota Solo.

Namun rombongan Paskibra yang akan menempati mes tersebut harus menambah kasur atau alas untuk tidur.

Karena kasur yang ada di mes tidak cukup digunakan personel Paskibra yang jumlahnya 50 orang lebih.

“Kasurnya kurang tidak apa-apa, nanti kekurangannya saya isi. Atau nanti kami bisa mengambil matras yang kami punya,” terang Kepala Bidang Pemuda Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Solo, Kelik Isnawan ketika ditemui di sela-sela menata tempat di mes, Jumat (13/8).

Sebenarnya, ungkap dia, pihaknya semula akan menginap di Gedung Balai Latihan Kerja (BLK) di Baron. Tetapi karena mendadak gedung tersebut akan digunakan, maka pihaknya mau tak mau harus mencari tempat lain.

Terkait keadaan mendesak tersebut Kelik berinisiatif mengajukan surat ke ketua umum Persis Solo, Hadi Rudyatmo untuk minta izin penempatan mes Persis.

Setelah disetujui, papar Lilik, pihaknya Jumat lalu langsung menata tempat yang akan digunakan tersebut.

“Saat ini kesulitan saya adalah bagaimana nanti jika anak-anak makan bersama. Sebab tradisi Paskibra itu kalau makan mereka harus bareng, untuk menciptakan kebersamaan yang kuat,” papar dia.

Sementara itu pengurus rumah tangga mes Persis, Bambang Sentono mengatakan meski kasur bekas pemain tim berjuluk Laskar Sambernyawa ini masih komplet, namun karena jumlahnya hanya 32 buah, maka tak akan cukup digunakan untuk tidur seluruh personel Paskibra yang jumlahnya 50 personel lebih itu.

“Kalau mau menambah kekurangan tempat tidur ya silakan. Soalnya kasur yang ada di sini sekitar 32 buah, sesuai dengan jumlah resmi pemain Persis yang saat kompetisi menginap di mes,” tegas Bambang.

ian

lowongan pekerjaan
Bengkel Bubut, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…