Minggu, 15 Agustus 2010 14:34 WIB News Share :

Mengaku terbawa ombak, nelayan tak tahu masuk RI

Pekanbaru–Tujuh nelayan Malaysia ditangkap petugas Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) karena memasuki perairan Indonesia. Penangkapan ini berimbas pada penangkapan tiga dari enam petugas DKP yang menangkap mereka oleh polisi Malaysia.

Menurut Kapolda Kepulauan Riau (Kepri) Brigjen Pudji Hartanto, tujuh nelayan itu tidak mengetahui kapalnya memasuki perairan Indonesia. “Mereka mengaku terbawa ombak dan tidak tahu posisinya di mana,” ujar Pudji, Minggu (15/8).

Pudji menegaskan, berdasarkan perhitungan petugas DKP, nelayan itu memasuki perairan Indonesia. Atas insiden itu, Pudji telah berkomunikasi dengan pemerintah pusat, utamanya Deplu karena ini menyangkut petugas DKP Indonesia yang masih ditahan Malaysia di Johor. “Apalagi penangkapan tiga petugas itu dengan menggunakan senjata,” ujarnya.

Tujuh nelayan Malaysia saat ini diamankan di Polda Kepri. “Kita tunggu koordinasi dengan pemerintah pusat karena ini menyangkut dua negara,” kata Pudji.

Insiden penangkapan ini terjadi pada Jumat (13/8) pukul 21.00 WIB. Kala itu petugas DKP sedang patroli di perairan Kepri.

dtc/ tiw

lowongan kerja
lowongan kerja SOLOPOS, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Ngutang

Gagasan ini dimuat Solopos edisi Selasa (18/7/2017). Esai ini karya Ronny P. Sasmita, Direktur Eksekutif Economic Action Indonesia dan Analis Ekonomi BNI Securities Jakarta Barat. Alamat e-mail penulis adalah ronny_sasmita@yahoo.co.id. Solopos.com, SOLO–Banyak kawan yang bertanya kepada saya, mengapa pemerintah memperlebar…