Minggu, 15 Agustus 2010 22:14 WIB Sragen Share :

Hama wereng juga serang kacang tanah

Sragen (Espos)–Hawa wereng ternyata juga menyerang tanaman kacang tanah di Kecamatan Miri. Namun, berbeda dengan serangan wereng pada tanaman padi musim tanam lalu, pada tanaman kacang tanah wereng mengakibatkan penurunan produksi sampai sekitar 25%.

Salah satu petani kacang asal Dukuh Sendangsari, Desa Sunggingan, Miri, Kamindi menuturkan hama wereng menyebabkan kacang yang dihasilkan kecil dan tanpa biji alias kosong. Tanaman kacang yang disereng wereng terlihat dari kondisi fisiknya yang memperlihatkan daun keriting dan ukuran kacang kecil, serta kosong. Kamindi mengaku sudah melakukan penyemprotan, namun serangan hama wereng tetap membuat hasil panennya susut sampai seperempat bagian atau 25%.

“Daun jadi keriting, lalu kacang kecil-kecil dan tidak ada isinya. Tapi ini masih lebih baik. Kalau padi sampai habis, kacang tanah tidak. Paling seperempatnya saja yang tidak bisa dipanen,” ungkap Kamindi, saat dijumpai Espos, di areal pertanian Desa Sunggingan, Miri, Minggu (15/8).

Hal sama diungkapkan petani lain asal Dukuh Selorejo, Desa Sunggingan, Paimin. Paiman mengakui untuk panen kacang tanah kali ini pihaknya hanya memanen sekitar 100 kilogram (kg) atau 1 kwintal kacang tanah. Pada musim tanam kali ini, tanaman kacang tanah miliknya juga menjadi sasaran wereng dan hama ulat. Akibat serangan kedua hama tersebut, hasil panen Paiman turun hingga 50%. “Kalau bebas hama, saya bisa panen sampai 2 kwintal,” ujar dia.

tsa

lowongan pekerjaan
PT Sejati Cipta Mebel, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
”Akad” Populer karena Berbeda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (14/10/2017). Esai ini karya Romensy Augustino, mahasiswa Jurusan Etnomusikologi Fakultas Seni Pertunjukan Institut Seni Indonesia (ISI) Solo. Alamat e-mail penulis adalah romensyetno@yahoo.com. Solopos.com, SOLO – -Youtube adalah salah satu media sosial yang menjadi rujukan…