Sabtu, 14 Agustus 2010 15:27 WIB News Share :

Din Syamsuddin usul dibentuk Densus Antikorupsi

Jakarta–Kinerja Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Terorisme memang dipuji-puji banyak pihak. Diharapkan akan ada Densus yang sama dalam memberantas korupsi yang selama ini terkesan lamban.

“Saya ingin Kepolisian melakukan tindakan yang sama dalam korupsi, seperti saat memberantas teroris,” tutur Ketua Umum PP Muhammadiyah, Din Syamsuddin, kepada wartawan di Warung Daun Cikini, Jl Cikini Raya, Jakarta Pusat, Sabtu (14/8).

Din melihat selama ini, kinerja Polri dalam memberantas kasus korupsi terkesan sangat lamban. “Jangan main pendekatan yang berlama-lama. Langsung tangkap dan jadikan tersangka,” ujarnya.

Din berpendapat, penanganan kasus terorisme terkesan begitu cepat, sedangkan dalam menangani kasus korupsi yang merajalela yang sudah terekspose media, Kepolisian tidak sigap bertindak.

Maka dari itu, Din mengusulkan adanya Densus Antikorupsi agar peberantasan korupsi bisa secepat pemberantasan terorisme.

“Saya kira perlu Densus 77 atau Densus 99 Antikorupsi seperti Densus 88. Supaya sama, karena kita membaca Densus 88 itu hebat sekali. Tapi proses lain tidak seperti itu, makanya menimbulkan kecurigaan,” tandasnya.

dtc/rif

lowongan pekerjaan
PT BACH MULTI GLOBAL, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…