Sabtu, 14 Agustus 2010 20:57 WIB Solo Share :

Citra dan kinerja Gerakan Pramuka makin baik

Solo (Espos)-– Citra dan kinerja Gerakan Pramuka semakin membaik secara bertahap. Minat peserta yang bergabung pun semakin banyak, yang kemudian kegiatan kepramukaan telah semakin banyak dilaksanakan.

Demikian disampaikan Ketua Kwarcab Pramuka 11.31 Kota Solo, Boeddy Soeharto saat ditemui usai upacara bendera memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-49 Pramuka, Sabtu (14/8), di halaman Sanggar Pramuka, Jl Yosodipuro, Banjarsari, Solo, Sabtu (14/8) pagi.

Pada upacara yang berlangsung khidmat itu diikuti ratusan anggota Pramuka dari Kwarcab 11.31 Kota Solo dari tingkatan siaga, penggalang, penegak dan pembina dengan inspektur upacara Ketua Kwarcab Pramuka 11.31 Kota Solo.

Upacara HUT Pramuka yang bertema Satu Pramuka untuk Satu Indonesia berlangsung sederhana, dengan pengibaran bendera merah putih dan menyanyikan sejumlah lagu kebangsaan.

Sebelumnya, Boeddy dalam sambutan mengatakan, beberapa tahun terakhir ditemukan gejala menurunnya semangat dan rasa kebangsaan di kalangan kaum muda.

Hal ini, kata Boeddy, dapat dilihat dari rendahnya solidaritas sosial, menipisnya semangat bela negara serta semakin berkurangnya pemahaman kaum muda terhadap sejarah dan nilai-nilai budaya.

“Juga menurunnya akhlak dan pekerti kaum muda, seperti menipisnya sifat kejujuran, kurangnya sikap santun terhadap orang lebih tua, penyelesaian masalah dengan kekerasan,” katanya saat ditemui Espos usai acara.

m86

lowongan pekerjaan
PT. PERINTIS KARYA SENTOSA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…